Setelah sebelumnya ngga pengen ikut acara ADS yang tumben2an
dilaksanakan kedua kalinya tahun ini, akhirnya atas saran dr Jeung Lia,
akhirnya akupun ikut juga.
Oke, berikut adalah perjalanan/ hal-hal positif yang aku temui di ADS
kali ini.
Day 1
Pagi ini kita semua berkumpul Di Hall D. Diperkirakan ada 6.000 orang
datang hari ini. As usual, acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebanggaan
kita “We are Number One” lalu dilanjut dengan
lagu kebangsaan kita “Indonesia Raya”. Setahun sudah tidak menyanyikan lagu
ini, jujur aku sempat menitikkan air mata . . sentimentil.com
Acara dilanjutkan dengan kata pengantar dari Bapak Rinaldi yang
menyampaikan kinerja para agen sampai dengan bulan Juli tahun ini yang sudah
mencapai angka 4, 470 T. Setelah itu ada juga kata pengantar dari Majalah
Investor, yang menyampaikan ucapan selamat dan bagaimana proses penjurian yang
mereka lakukan hingga lagi-lagi kita menjadi asuransi terbesar dan terbaik
tahun ini untuk yang ke-11 kalinya.
Kata pengantar done, trusss . . Untuk memanaskan suasana kembali ,
penyanyi yang menghibur kita sedari belum dimulainya convention hari ini
kembali mengajak kita untuk bersama-sama menyanyikan lagu “Kebyar-kebyar, a.k.a
Indonesia merah darahku, putih tulangku”
Naaah . . sekarang baru masuk ke acara yang utama, yaitu hadirnya Para Speaker
International dan Domestic. Berikut reportase-nya, Lets cekidot . . .
Speaker 1
Nama : Ny.
Chuang
Usia : 62
tahun, dan memulai bisnis ini sejak 33 tahun yang lalu
Asal :
Taiwan
Prestasi :
Buanyak banget, yang aku inget adalah dia menjadi leader dari 2.000 agen, dan
menjadi anggota MDRT seumur hidup (Berarti penjualan pribadinya bagus,
pembinaan team-nya juga bagus)
Hal2 positif :
Ibu-ibu ini sungguh bersemangat, dia berbicara sangat cepat sampe
Translator-nya juga agak kerepotan menjalankan tugasnya.
Dia mengatakana kalau orang yang Normal (Mungkin maksudnya biasa kali
yah . .) akan mendapat penghasilan yang Normal. Dan orang yang tidak Normal,
akan mendapatkan penghasilan yang tidak normal.
Jika saat ini penghasilan kamu biasa-biasa aja. Coba cek cara kerja
kamu. Mungkiiin . . Cara kerja kamu
terlalu normal. Pergi pagi, pulang sore, pergi pagi, pulang sore . . begitu
terus setiap hari, maka tidaklah mengherankan kalau hasil kerja kamu juga akan
Normal atau biasa-biasa aja.
Speaker 2
Nama : Eng See
Hua
Asal :
Malaysia
Topik : The
Power of Critical Illness Key of Selling
Hal2 positif :
Pidato dimulai dengan pertanyaan2.
1.
“Apakah
penyakit kritis itu harus ditakuti?”
Yah,
penyakit kritis memang tidak perlu ditakuti, yang lebih harus ditakuti adalah
biaya
pengobatannya.
2.
“Apakah
kalian para Ibu RT tadinya merasa asuransi itu penting?”
Mungkin
kalian memang belum merasa ini penting, tapi bagaimana dengan para Janda yang
ditinggal
mati suaminya? So Ibu-Ibu, jangan pernah menolak jika suami anda ingin membeli
asuransi
3.
“Jujur
yah, apakah fasilitas di RS pemerintah lebih baik dari pada RS Swasta?”
Semua
fasilitas itu ada bedanya, apakah anda ingin membayar fasilitas itu dari
tabungan anda,
atau
anda dibayarkan dari asuransi?
4.
“Apakah
anda tahu bahwa setiap orang di ruangan ini punya 2 masalah?”
-
Die too early (Meninggal terlalu cepat) . . . . Which is mean anda harus
meninggalkan tanggung
jawab thd orang-orang yang anda sayangi
-
Die too late (Meninggal terlalu lama) . . . .
Which is means anda harus punya sejumlah dana
untuk pension
Tugas
Agen asuransi adalah menghilangkan kekhawatiran tsb, dan membantu anda mencapai
semua
impian anda.
5.
“Menurut
anda, apakah anak-anak anda akan mengurus anda ketika anda tua nanti?
Umumnya,
saat anda memasuki usia pension, anak anda akan datang ke anda untuk meminta
bantuan
DP untuk membeli rumah, akan datang ke anda untuk mencukupi biaya dia menikah,
dsb”.
6.
“Menurut
anda, bisakah dana asuransi mencukupi anda pada masa pension nanti?
Jika
ada kondisi medis yang harus disembuhkan yang mana yang anda pilih, ditanggung
sendiri-
ditanggung
asuransi? Untuk orang seperti anda, pilihan mana yang akan anda pilih?”
7.
“Kenapa
anda perlu bekerja setiap hari?”
8.
“Jika
kemarin anda didiagnosa penyakit kritis, dan anda tidak lagi bisa bekerja,
apakah kantor
masih akan membayar anda?”
9.
“Apakah
ada orang yang akan menggantikan anda membayar semua biaya/ pengeluaran di
rumah?”
10.
“Pikirkan
ini lebih dalam lagi, apakah istri/ anak-anak anda siap dengan perubahan gaya
hidup
jika hal ini terjadi suatu hari
nanti?”
“Lakukan kewajiban anda, biarkan keluarga anda mencapai semua impian
& hilangkan rasa kekhawatiran mereka”
→ Intinya adalah:
Ajukan pertanyaan terus-menerus. Karena ini
akan membuat calon prospek kita menjadi lebih banyak berpikir?
Tahukah anda bahwa
didalam tubuh kita ada 23 Trilyun Cell. Jika 1 aja rusak, mungkin saja itu akan
mengarahkan kita ke penyakit kritis. Berdasarkan survei, 50% orang yang berusia 30 – 45, didiagnosa
Penyakit kritis karena :
- Sleep late &
wake up early -
Water Pollution
- Meal Plan -
Air Pollution
- No Reguler
Exercise -
Chemical Pollution
Solusi untu
pengobatan :
- Saving/ Assets -
Charity Org.
- Relatives/
Friends -
Insurance
“Knowing
is not enough, We must apply
Willing is
not enough, We must do”
“I can
accept Failure, I can’t accept not trying”
“ Your
life does not get better by –Chance-, Its better get –Change-“
“ If you
want something you’ve never had, then You’ve got to do something You’ve never
Done”
Speaker 3
Nama : Nasib
Lohor
Topik : Closing
Big Case @ Every Sales Deal
BIG Case? Samakan
persepsi . . .
Big Case tidak
diukur dari kantong anda, dan berapa komisi yang bisa anda dapatkan dari case
ini, tapiiii . . . diukur dari kondisi nasabah. Rp 2,5 Juta/Tahun untuk seorang
single yang baruuu mulai bekerja, mungkin adalah “big case” bagi dia.
Begitupun ketika
kita closing Rp 120 Juta/Tahun, jika kita ukur dari kantong kita, mungkin kita
sudah akan berhenti dan tidak akan
terus-terusan menggali apa kebutuhan dan keinginan nasabah ini. Tahukah anda,
mungkin sajaaa . . Nasabah ini punya kans untuk closing Rp 1 Milyar/ Tahun. Dan
hal ini dialami oleh Bapak Nasib Lohor. Nasabah lamanya yang closing Rp 90
Juta/ Tahun, setelah digali terus kebutuhannya, kembali mengambil program
asuransi dengan premi Rp 700 Juta/ Tahun.
Untuk itu,
usahakanlah anda selalu berdampingan dengan nasabah anda, jadi anda bisa
melihat kebutuhan dan keinginannya dengan “pandangan yang sama”
Cat : Bapak yang satu ini, s/d Juli 2013,
udah closing 2,4 Milyar, hanya dengan 15 Case.
Speaker 4
Nama : Fatah
Malik
Topik : Rahasia
sukses orang pasar menjadi PC hanya dalam 7 bulan
Kelahiran 1968.
Tahun 1989 menjadi karyawan di PT. Unilever. Tahun 1996, membuka Toko
Elektronik.
Mei 2012 Join di
perusahaan kita. Produksi dari Mei-Des 2012 senilai 1,4 Milyar yang berarti 7
bulan saja, bisa capai PCC.
Intinya speechnya
adalah : Beliau melakukan, dengan sungguh-sungguh.
Day 2
Hari ini kembali
kita berkumpul di Main Hall, yaitu di Hall D. Setelah dihibur dengan beberapa
lagu dari seorang Penyanyi, acara langsung dimulai. Ok, without further do,
lets cekidot . . .
Speaker 1
Nama : Ardyanto Kurniawan
Datang ke Jakarta
tahun 1992 dan memulai jadi karyawan hingga tahun 2007 dengan jabatan terakhir
adalah seorang GM. Tahun 2008, mengajukan diri untuk join ke perusahaan kita karena sering melihat foto Ibu-Ibu yang
berprestasi di koran-koran. Dia berpikir, jika Ibu-ibu saja bisa berprestasi,
mustinya dia juga bisa.
Prestasi dan
reward perjalanan yang telah dicapai?? . . . Speechless, buanyak banget.
Tapi yang paling
bergengsi menurutku adalah dia bisa jadi Winner of “Agency of the year 2012”
Ketika diketahui
akan memulai bisnis ini, dia diberi dua pilihan oleh perusahaannya. Pilih perusahaan
atau pilih bisnis ini? Akhirnya dengan tekad yang kuat dia memilih untuk meneruskan
dan serius di bisnis ini.
Awalnya sangat
berat . . . Yah, dengan kondisi memiliki 4 orang anak dan istri yang tidak
bekerja, dia harus benar-benar berhemat dan sering naik turun bus karena mobil
di kantor sudah ditarik. Tempat yang paling sering dituju adalah ke Polda dan
Mabes. Dia melihat nama yang ada dibaju setiap polisi dan kemudian menyapa
mereka dengan hangat “Pagi Pak . . . Anda terlihat sehat hari ini” Polisi
tersebut akan menyambut dengan senang, dan dimulailah proses prospek hari itu.
Begitu seterusnya
hingga dia bisa sukses dan besar di bisnis ini.
Speaker 2
Nama : Hawari N Tandjaya
Topik : “Building
The Great Busssiness”
Setelah 10 tahun
melanglang buana di bisnis asuransi, Tahun 2000, Pak Hawari join di perusahaan
kita dan saat ini telah memiliki 20 kantor agency yang tersebar di seluruh kota
di Indonesia seperti Bengkulu, Jambi, Lampung, Jember, Yogyakarta dsb.
Saat ini Pak
Hawari menetap di Yogyakarta dan menjadi “Pembayar Pajak terbesar No.4” di kota
tsb. Selain menjalani bisnis ini beliau juga aktif menulis buku yang semua
royaltinya didekasikan untuk amal. Salah satu buku beliau berjudul “Sustainable
Success Through Value Creation”
What should we
concerned?
Ketika kita bicara
bisnis, pastinya kita melihat hal-hal berikut ini, yaitu :
1.
Company
→ Perusahaan kita?
Sudah tidak diragukan lagi
2.
System
→ luar biasa, kita
disini bukan hanya menjual (Mendapat pendapatan aktif), tapi kita juga bisa
membangun team (Mendapat pendapatan pasif). Ada komisi tahun pertama, komisi
tahun kedua, ada overriding, ada suksesi
bisnis dsb.
3.
Reward
→ Tidak ada 1 perusahaanpun
yang bisa memberangkatkan Sales Force-nya dalam jumlah yang banyak seperti
kita.
4.
Support
→ Support dari sesame
agen dan Leader
5.
Opportunity
→ Siapapun punya
kesempatan untuk sukses, semua tergantung dari effort kita
“Do you know where you’re going? It doesn’t matter where you are coming
from, all that matters is where you are going (Bryan Tracy)”
“Sukses adalah cara berpikir,
merasakan dan bertindak setiap hari (Ini ada dalam setiap hal yang anda lakukan
dan setiap kata yang anda ucapkan)”
Formula 3 PM
- Personal Sales
- Personal Recruitment
- Personal Development
- Motivate
- Monitoring
- Manage
7 + 1 Kebiasaan orang yang
sangat efektif (Stephen Covey)
Habit 1 : Be Proactive
Habit 2 : Begin with
the end in mind
Habit 3 : Put First thing first
Habit 4 : Think Win-Win
Habit 5 : Seek first to understand, then to be understood
Habit 6 : Synergize
Habit 7 : Sharpen The saw
Habit 8 : Live your Life, touch people’s lives
Speaker 3
Nama :
Muh. Nur Afiat Yusuf
Topik :
Big Case Syariah
Lahir :
Tahun 1974 di Makassar
Join :
2011
Prestasi :
Tahun 2012 Top API Nasional untuk program syariah
Ide yang dijual adalah persiapan untuk warisan/ wakaf. Saat kita
meninggal, maka uang, mobil, rumah dan kekayaan yang kita miliki tidak akan
bisa kita bawa. Tapi semua itu bisa kita gantikan dalam bentuk amal jariyah,
yaitu amal yang tidak akan putus walaupun kita telah tiada. Amal jariyah lah
yang akan menemani kita nantinya.
Saat memulai bisnis ini Bp. Afiat telah menetapkan bahwa beliau akan
berfokus ke Big Case, dengan uang pertanggungan puluhan milyard. Oleh karena
itu tidaklah mengherankan kalau Bp. Afiat menjadi Top API Nasional untuk
program syariah.
Jika saat ini teman-teman membayangkan pastilah Bapak yang satu ini
adalah seseorang yang sangat pintar berbicara dan memiliki data base/ kenalan
yang banyak, bisa saya katakan tidak. Ketika memulainya, Bp. Afiat sengaja
pergi keluar kota, bertemu dengan orang-orang yang beliau tidak kenal, dan bahkan
beliau belum tahu kelengkapan dokumen apa saja dan bagaimana cara membuat
proposalnya. Tapi dengan kerja keras dan tekad yang kuat, akhirnya beliau bisa menemukan
orang yang tepat dan tertarik dengan ide ini.
Speaker 4 - Bonus
Nama :
Ludi Gunawan
Topik :
Cara Gila jadi Produser
Kenapa saya katakan bonus? Sebenarnya saya tidak mengikuti workshop Pak
Ludi pada saat acara ADS. Tapi beruntung kantor kita berhasil mengundang Pak
Ludi saat acara EBS sabtu kemarin.
Latar belakang beliau adalah pegusaha. Masuk ke perusahaan kita, karena
mengajukan diri.
Saat memulai bisnis ini, Pak Ludi terlebih dulu “meluruskan” dream yang
ingin dicapainya. Bukanlah ingin memiliki harta, posisi, memenangkan reward
perjalanan. Tapi dia hanya ingin SUKSES dalam artian bisa bermanfaat untuk
orang lain. Dan dia menemukan jawabannya di bisnis ini, dengan cara :
1. Menolong
orang lain melalui program asuransi
2. Membuat
orang lain sukses, dari tidak punya menjadi punya, dengan cara mengajak mereka
untuk join di bisnis ini.
Jadi intinya adalah : DREAM itu harus ditujukan untuk orang lain.
DO IT, DON’T THINK
Inilah hal yang selalu dilakukan oleh Pak Ludi. Do it, Don’t Think atau Don’t
Think, DO It
Beliau berupaya untuk menghilangkan dan tidak memikirkan hal-hal berikut
ini :
1.
Terlalu
banyak mikir untuk membuat rencana, sehingga tidak segera melangkah
2.
Menimbulkan
hal-hal negative di pikiran
3.
Menimbulkan
rasa takut
4.
Menimbulkan
banyak pertimbangan
5.
Menimbulkan
banyak harapan
6.
Ingin
berhasil dalam waktu singkat, padahal singkat itu impossible
7.
Konflik
pribadi dan team
Hal yang Pak Ludi
lakukan untuk agen baru adalah :
1.
Ketahui
dan benahi dulu Dream-nya (Seperti yang tadi dia katakan, Dream yang baik
adalah Dream yang ditujukan untuk orang lain/ sesama)
2.
Dengan pengetahuan
seadanya, langsung suruh dia temui orang. Pada dasarnya program asuransi itu
sama, dan sudah kita ketahui semua. Jadi sebenarnya cukup dengan kalimat “Pak,
mau ngga kalau resiko2 Bapak ditanggung oleh perusahaan” bisa dikatakan kita
sudah bisa menjual asuransi.
Intinya adalah
beliau akan membentuk mental agen-nya dulu, ceburkan dia sebasah-basahnya,
karena agen yang seperti inilah yang bisa Fight, Kuat dan bertahan di lapangan.
Hal ini pun
dialami oleh Pak Ludi. Beliau baru beberapa jam lulus AAJI, beliau langsung
berusaha untuk bertemu orang. Walaupun berat, tapi dengan kesungguhan beliau,
dia bisa langsung mengajak calon nasabah-nya tersebut menabung Rp 5 Juta/
Bulan.
Hal yang terus beliau lakukan,
- Menolong orang,
- DO IT, DON’T THINK,
- Dan tercapailah Prestasi selalu
jadi PCC Sejak beliau muali bergabung
“Tidak ada
yang singkat, semua harus dimulai dari yang keras, barulah dapat menjadi lunak.
Kita makanpun, dari keras setelah kita kunyah barulah makanan itu menjadi lunak”
“Hidup itu
bukan meratapi dalam hujan badai, tapi menari ditengah hujan badai tsb”
“ Orang
yang banyak harapan, egoisnya pasti lebih besar dibandingkan rasa syukurnya”
“ Jangan
pernah menghitung untung rugi, lakukan saja yang terbaik”
Cat : Jujur, He is so brave, and cool also . . . Tidak heran jika dia
memilih judul “Cara gila jadi produser”, karena beliau memang menekankan pada
kemauan dan keberanian untuk mencoba. Beliau lebih mengutamakan kekuatan
mental, daripada kekuatan pengetahuan. Apa yang kita ketahui, tidak akan
bermanfaat jika kita tidak pernah mencoba untuk menyampaikannya ke orang lain.
-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar